Inesis Distance 100 Golf Ball Review – Setelah 1 Lusin

Salah satu hal terpenting dalam bermain Golf adalah Bola Golf. Perangkat satu ini digunakan bukan hanya sekali-sekali, melainkan selama 18 Holes kita bermain. Kadang beberapa Golfer meremehkan perangkat yang satu ini. Padahal Bola Golf sangat krusial dalam menentukan bagus atau tidaknya kita bermain Golf. Awalnya agak skeptic karena melihat harga bola yang ditawarkan Inesis ini. Istilah kampungnya too good to be true.

Inesis Distance 100 adalah Bola Golf murah yang nggak murahan. Katanya sih bagus untuk pemula. Bola Golf ini murah banget (Rp 80.000,-/lusin), jadi kalo ilang nggak nyesek, spin nya nggak lebay. Membuat kemungkinan bola di Fairway lebih tinggi karena side spin ke kiri dan kanannya minimal banget. Kalau boleh saran, untuk yang baru main Golf, silahkan menggunakan bola ini. Hal ini lebih baik dibanding beli bola bekas yang brand terkenal tapi tak jelas. Bola baru aja kadang produksinya nggak konsisten, apalagi bola bekas yang nemu dihutan atau dikolam.

Iklan

Membiasakan Kebiasaan Lama

Susah juga yah membiasakan nulis Journal disini lagi. Kadang menerawang banyak bahan yang ingin di posting. Tapi setelahnya lupa dan terlalu malas untuk mempostingnya. Walau udah dicatat kerangkanya, tapi tetap aja. Lebih enakan kalo nulis Journal di atas kertas dengan pena(Ballpoint). Ini juga posting dadakan karena fitur WordPress.com yang bisa posting via email. Yeap, bias di compose dengan email client atau composer web bawaan email tersebut. Jadi ada sensasi baru gitu deh. Berasa ngirim email tapi sebenarnya posting ke Blog. Hehehee…

Apalagi dengan mail client seperti Outlook dari Microsoft. Hmmm.. berasa kaya kerja. Kaya lagi reply reply email kantor. Kaya ngirim sesuatu yang nantinya akan di reply oleh sendernya. Hahahah so weird…

Minggu ini berasa cepet banget, masih fresh ingatan tentang kegiatan hari minggu kemarin. Nggak nyangka besok udah sabtu aja. Mungkin karena umur kali yah? Atau kiamat emang udah deket. Kan salah satu tandanya adalah waktu terasa lebih cepat dari yang semestinya. Ngomong ngomong soal waktu, pernah nggak 24 jam sehari itu rasanya nggak cukup untuk melakukan kegiatan? Nah ini problem banget nih. Awalnya sih biasa aja, sekarang udah mulai anoy dengan prasaan tersebut. Jadinya kalua mau melakukan sesuatu itu berasa buru buru. Nggak lagi enjoy dengan moment ketika melakukan hal yang kita senangi sebelumnya. Man… mungkin aku butuh liburan lagi nih…

Test Posting From Outlook 2016

Halo sadayana!

Test post!

At Chipmunk Kokas

Setelah 40 menit lebih didalam, tiba tiba anak Perempuan (7thn) dan si anak laki (4thn) lari lari kearah gw yang lagi nyantai di kursi resto..

Anak Perempuan: Papi tadi ada anak disana yang curi bola kami..

Anak laki: iya papi… Dia ngambil semua bola yang kami kumpulin..

Anak Perempuan: ngambil langsung dari tangan direbut gitu

Papi: Kalian cari benda yang keras, panjang dan tumpul, trus kejar anak itu… (ini ngomongnya dalam hati sih…)

Hello 2018 And Please Be Nice…

Resolusi? Ah macam iya aja… Pada akhirnya kita semua sadar kalau itu hanya dongeng sebelum menyambut tahun baru. Dongeng pemberi harapan palsu hahaha…

Anyway, tahun baru tidaklah seru kalau belum ada goals… Untuk aku sendiri, goals sudah dibuat pada selembar kertas yang nyelip di buku agendaku. Nope… nggak di post disinilah… sok iye banget kalo di posting neh hehehe…

Untuk tahun yang sekarang ini, semoga lebih baik yak, dari tahun sebelumnya…

2017 Golf Progress

Blegh, nggak berasa udah setahun aja yak. Tahun ini kayanya tahun paling banyak aku turun ke lapangan. Tahun sebelumnya kurang lebih 40-an Round. Bertambah 20-an di tahun ini. Mungkin karena tuntutan pekerjaan yang sebelumnya. Agak pesimis dengan Golf Round di tahun 2018 nantinya. Pengennya seh lebih banyak dari tahun 2017 ini. Well, bisa dibilang target 2018 nantinya harus melebihi Golf Round di tahun 2017 😀

 

Lanjutkan membaca “2017 Golf Progress”