KAWASAKI D’TRACKER 150 DENGAN CDI RACING MHN KLX150–Power Up V.3

Pernah dengar CDI MHN ? Belum ya? Sama kalo gitu… Susah bener nyari infonya di internet. Kalo yang jualnya bilang udah banyak banget yang pakai, baik untuk harian, touring atau untuk trabas bahkan ada yang make di level kompetisi. Harganya? Rp 300.000,- saja… Murah yak? ini kelas CDI racing apaan yak? bla bla bla and so on…

Konon katanya performa racing parts berbeda beda di tiap motor. Kalau nggak di coba, ya nggak bakal pernah tau performanya di motor kita sendiri. Trus kenapa CDI? Apa itu CDI? Kok Di ganti?

CDI atau Capacitor Discharge Ignition merupakan otak dari sistem pengapian pada mesin sepeda motor, yakni dengan mengubah energi yang terakumulasi pada kapasitor menjadi listrik tegangan tinggi pada koil di mana output tegangan pada koil tersebut berfungsi untuk menghasilkan spark (percikan api) pada busi

cite:Disini

Jadi intinya dengan mengganti CDI dengan yang aftermarket, maka sistem pengapian akan lebih besar, dan limit putaran mesin akan semakin tinggi. Efek ke motor bikin nafas mesin disetiap giginya menjadi lebih panjang. Efek jeleknya, mesin agak dipaksa kerja sehingga mempercepat masa pemakaian standar nya. Ya tapi itu juga tergantung gaya si rider juga seh… Intinya, mengganti CDI untuk menambah performa si Kawasaki Dtracker 150…

Pertama kali liat CDI ini di Tokopedia. Ada beberapa seller yang jual dengan view yang tinggi tapi penjualannya Nol. Mungkin ini CDI abal abal pikirku… Rencana awalnya adalah mengganti CDI si Dtracker 150 dengan CDI BRT. Minimal yang Powermax Hyperband. Walaupun hanya satu kurva pengapian, tapi rasanya udah cukup untuk kebutuhan harian plus touring. Setelah diskusi dengan beberapa bengkel, semua menyarankan untuk mengganti ke CDI BRT yang Dual Band ST(Standar Tune Up). Dimana CDI ini mempunyai dua kurva pengapian. Katanya kurva pertama yang ST ini sama dengan yang ada di Hyperband dan kurva keduanya lebih tinggi lagi. Jadi kita punya pilihan dua kurva di satu CDI. Pilihan kurva bisa diganti ganti sesuka hati sesuai dengan kebutuhan, pengen santai, pakai kurva standar, pengen buru buru atau ngebut, tinggal pindah ke kurva yang satu lagi. Kurang keren apa coba? Hidup akan terasa lebih indah kalau punya banyak pilihan bukan? CDI BRT menjadi toplist aku sekiranya nanti jadi mengganti CDI. Sampai dengan ngeliat motor kompetisi disalah satu bengkel ternama daerah cakung yang menggunakan CDI MHN ini… Semuanya jadi berubah.

Setelah ngobrol ngobrol kenapa menggunakan CDI murah ini, mereka bilang kalau ini CDI performanya sangat bagus. Murah tapi nggak murahan. Beugh… aku paling suka dengan parts motor yang underdog gini. Murah tapi nggak murahan menjadi kata kunci yang membuat hati ini ingin mencobanya di motor sendiri. Ya weis, pulang kerumah, langsung transaksi di Tokopedia.

Pemasangannya cukup PnP (Plug n Play) alias tinggal dipasang. Berasa banget limit nya menjadi lebih tinggi. Ane nggak membandingkan dengan CDI Racing kondang lainnya yak, karena ini CDI Racing pertama yang ane coba di Kawasaki Dtracker 150. Di banding dengan CDI bawaan si D Tracker 150, tenaganya jauh lebih panjang si CDI MHN ini. Mungkin ada baiknya juga Main Jet si PWL 26 ane naikin ke 110. Tapi itu ntar aja deh…

Setelah pemakaian selama 2 minggu untuk harian;

  • Tenaga motor jadi nambah di putaran bawah, tengah dan atas (Motor berasa ringan banget). Ini Confirm banget neh.
  • Getaran mesin jadi berkurang, walau mesin dipaksakan di setiap gigi.
  • Setiap putaran gas, berasa berubahan tenaga motor walau cuma di putar sedikit.
  • Top speed nggak abis abis… bikin ngeri sendiri…
  • Bahan bakar relatif menjadi lebih irit.

Walau CDI MHN ini kurang terkenal, tapi layak untuk dicoba…

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s