2016 Round #12–Rumbai GC

460

Pulkam ni ceritanya, nostalgia dengan lapangan Golf di kampung halaman. Tempat pertama kali aku jatuh cinta dengan olah raga yang satu ini.

Nyambi dengan reuni SMA Cendana Rumbai, setelah 17 tahun, aku menyempatkan juga untuk bisa bermain di lapangan Golf Rumbai. Lapangan tempat aku dibesarkan dalam permainan ini. Lapangan yang telah membentuk permainan Golf ku sampai saat ini. Beughhh… rindu itu lepas dengan indahnya walau hanya sanggup menyelesaikan 15 Holes saja hahaha… Gimana nggak, bermain golf pada suhu 35 derajat Celcius ternyata sangat menguras fisik. Ampun rasanya ketika berjalan hole per hole di suhu tersebut.

Lapangannya tidak banyak berubah sejak 17 tahun yang lalu. Hanya saja green nya sekarang sudah sejajar dengan fairway. Tidak lagi menggunung tinggi seperti dulu. Tapi justru itu pula tantangannya pada waktu itu. Sekarang, semuanya terasa lebih bagus. Atau istilah kerennya, lapangan Golf Rumbai terasa lebih matang.

Mungkin kalau ada waktu aku akan break down strategi untuk bermain di lapangan tersebut. Hari ini cukup dulu sampai disini saja yak… Uhuyyy…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s