Berkenalan Dengan OSI Model

Sering banget mendengar tentang hal ini, tapi nggak pernah bener2 mengerti apa maksudnya. Maklum, mungkin karena keseringan maen di Linux. Setelah mencoba mengetahui Networking lebih jauh, mereka semua yang ada di lingkungan itu selalu ngomongin tentang Layer ini lah, Layer itulah, masalah di Layer inilah, Masalah di Layer itulah. Aku hanya bisa angguk2 aja dengan memasang muka seolah2 mengerti apa yang mereka bicarakan. Jadi sebenarnya apaan seh OSI Model ini? Yuk mari kita berkenalan biar lebih akrab getoh,..

Open Systems Interconnection (OSI) adalah sebuah refrensi model yang dibuat dan dikembangkan oleh International Organization for Standardization (ISO) untuk kompabilitas berbagai macam teknologi. Kenyataannya, pada saat ini OSI sekarang menjadi refrensi untuk mengkomunikasikan sebuah jaringan. Dan OSI Model ini bukan satu satu nya model jaringan. Tetapi merupakan salah satu dari sekian banyak model jaringan.

OSI Model ini terdiri dari 7 layer. Seperti gambar dibawah ini, masing2 Layer menjelaskan fungsinya di sebuah jaringan.

OSI-Model

Di Layer 7 (Aplikasi) pada OSI Model, ada User Interface (Contohnya Web Browser). Layer 6 (Presentation) menangani bagaimana data akan ditampilkan (contohnya HTML). Sementara kita lagi buka browser, kadang komputer kita juga sedang melakukan pengiriman dan penerimaan data Email. Nah menjaga data dari aplikasi lain yang terpisah adalah pekerjaan di Layer 5(Session). Di Layer 4(Transport) kita temukan protocol untuk mentransfer data tersebut(Contohnya TCP), setelah itu di Layer 3(Network) kita temukan penentuan alamat yang logis yang di gunakan untuk penentuan jalur(contoh IP). Di Layer 2(Data link) kita temukan protokol jaringan seperti ethernet, dan yang paling bawah atau Layer 1(Physical) kita temukan pengkabelan (contoh RJ-45).

Seperti itulah kira2 penjelasan OSI Model pada gambar diatas. Mari kita liat lagi Satu persatu secara lebih detail.

OSI Layer 7: Application

OSI Application ini mengacu pada aplikasi yang melayani komunikasi. Pada saat programmer membuat software image editor, mereka nggak perlu perlu memikirkan untuk penambahan OSI Layer 7 ini. Karena Applikasi tersebut tidak berhubungan dengan komputer yang lainnya. Lain halnya dengan pembuat program FTP. Mereka harus menambahkan kemampuan komunikasi pada software tersebut.

Pada Layer 7 kita akan sering menemukan Telnet, FTP, HTTP, SMTP atau SSH.

OSI Layer 6: Presentation

Tujuan dari layer ini adalah mendefinisikan format data yang mewakili data tersebut. Contoh format data adalah ASCII, JPEG, GIF, TIFF, MPEG, dst,..

Mendefinisikan format data ini sangatlah penting. Contohnya sewaktu kita mengirim/menerima Email. Yang biasanya dalam format ASCII atau HTML. Apabila formatnya tidak terdefinisikan dengan baik, tentu saja email itu tidak bisa di baca.

OSI Layer 6 menyediakan layanan untuk Layer yang diatasnya. Dia memformat data yang akan dikirim melalui jaringan supaya applikasi yang menerima mengerti/memahami bahkan bisa memanipulasi data tersebut.

OSI Layer 5: Session

Session Layer mendefinisikan bagaimana memulai, mengontrol dan mengakhiri percakapan. Layer 5 ini menjamin komunikasi antara host, yang berarti bahwa menetapkan cara untuk mengatur sesi antara aplikasi.

Di Layer ini kita temukan SQL, NFS, RPC, dsb,.. Biasanya system operasi yang bertanggung jawab untuk Layer yang satu ini.

OSI Layer 4: Transport

Layer Transport menjamin pengelolaan circuit virtual antara host yang mampu mengkoreksi kesalahan. Ini berisikan serangkaian protokol dengan masalah-masalah transportasi antara host. Protokol-protokol ini dapat menyusun ulang aliran data paket jika tiba tiba rusak. Layer 4 juga bertanggung jawab atas data yang masuk dari aliran yang berbeda untuk aplikasi yang berjalan pada host yang sama.

Di Layer ini kita menemukan TCP, UDP dan SPX. Fitur penting di Layer ini adalah kemampuan untuk mengkoreksi kesalahan dan Flow Control dari Router. OSI Layer 4 menyediakan layanan untuk Layer 5, yang berarti bahwa setelah data diterima dan di atur kembali sedemikian rupa baru deh diberikan ke Layer diatasnya untuk penanganan. Layer 4 ini bertanggung jawab untuk membatasi kecepatan transmisi jaringan sehingga tidak terjadi flood. Ini disebut juga dengan Flow Control.

OSI Layer 3: Network

Layer 3 ini mendefinisikan pengiriman data dari ujung ke ujung (End-To-End). Agar compie dapat diidentifikasikan, Layer 3 mendefinisikan alamat secara logis (Contoh IP). OSI Layer 3 juga mendefinisikan bagaimana routing bekerja dan bagaimana rute dipelajari oleh router untuk pengiriman paket2. Juga mendefinisikan fragmentasi paket, dimana hal ini merupakan proses yang memecah paket ke unit yang lebih kecil agar dapat mengakomodasi media dengan ukuran yang lebih kecil (Maximum Transmission Packets MTU). Pada umumnya di Layer ini kita menemukan IP dan IPX. Ketika kita ngobrol tentang OSI Layer 3, kita harus berfikir tentang “Routing”. Sebagai contoh, Layer 3 adalah perangkat yang menjalankan protokol routing untuk lintasan.

Router membuat keputusan routing berdasarkan tabel routing yang mereka miliki. Tabel routing itu sendiri merupakan kumpulan aturan yang mendefinisikan kemana data harus pergi dan alamat tertentu dalam sebuah jaringan.

OSI Layer 2: Data Link

Layer 2 ini bertujuan untuk mentransfer data melalui media tertentu. Contoh, IEEE 802.3 yang merupakan protokol untuk ethernet, di temukan di OSI Layer 2. Hubs dan Switches juga merupakan perangkat Layer 2 yang mentransfer paket2 dari kabel tembaga. Pada Layer 2 ini kita akan menemukan protokol seperti ATM, Frame Relay, HDLC, PPP, FDDI, dsb,..

Akan tetapi, yang perlu kita pahami di Layer ini adalah bahwa OSI layer 2 menentukan bagaimana paket yang di kirim ke link komunikasi. Ketika kita ngobrol OSI layer 2, kita harus berfikir tentang “Switching”.

OSI Layer 1: Physical

Layer 1 berisi spesifikasi media fisik transmisi data yang digunakan protokol link layer. Layer 1 adalah tentang konektor, pin, arus listrik, modulasi cahaya, dan lain-lain. Pada Layer 1, kita menemukan 802,3 standart, yang memiliki definisi tentang pinout ethernet, panjang kabel, tegangan, dll Lebih itu, kita menemukan spesifikasi pengkabelan standar untuk RJ45, RJ48, V.35, V.24, dan bla bla,..
Ketika kita berbicara tentang lapisan 1, kita berpikir tentang “Kabel dan Konektor”.

Contoh Fungsi OSI

Misalnya kita didalam LAN kantor, dan kita pengen ngirim sebuah email.

Layer 7: Kita menggunakan email client(Cth: Outlook Express atau Thunderbird) yang memiliki fungsi SMTP dan POP3 menurut OSI layer 7(Application).

Layer 6: Kita mengirim email dalam format ASCII atau HTML. Si aplikasi kemudian membuat sebuah unit data yang diformat dalam ASCII atau HTML menurut OSI Layer 6 (Presentation).

Layer 5: Pesan email tersebut akan menggunakan Operating System untuk membuka sebuah sesi(Session) untuk komunikasi antar host menurut OSI Layer 5 (Session)

Layer 4: Sebuah soket TCP dengan server SMTP dibuka oleh sistem operasi. Virtual Circuit dibuka antara komputer kita dan server email dengan menggunakan TCP menurut OSI Layer 4 (Transport)

Layer 3: Komputer kita akan mencari alamat IP server SMTP sesuai dengan tabel routing dari sistem operasi. Jika tidak ketemu di dalam tabel routing, maka akan di teruskan ke router perusahaan/kantor tempat kita bekerja untuk menentukan jalur. Protocol IP inilah yang berada pada OSI Layer 3(Network).

Layer 2: Paket IP ditransformasikan ke frame ethernet menurut OSI Layer 2 (Data Link).

Layer 1: Frame ethernet dikonversikan ke sinyal-sinyal listrik yang dikirim sepanjang kabel CAT5 menurut OSI Layer 1(Physical).

Nah apabila anda udah mengenal OSI Model ini, Insyaallah akan memudahkan anda untuk memahami jaringan-jaringan komputer. Sep! Have Fun!

Note: Gambar diambil dari sini
Iklan

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s